Tips Desain Rumah dengan Pencahayaan Alami

Keindahan dari mendesain rumah baru adalah kemampuan untuk memaksimalkan cahaya alami di tempat yang kamu inginkan. Tidak perlu mengejar posisi dari matahari setiap tahunnya, biarkan saja desain awal dari rumah kamu yang membuatnya bisa menangkap cahaya yang kamu butuhkan. Ketika kamu membeli atau mendesain sebuah rumah, kita semua memiliki daftar yang harus ada di dalam rumah tersebut. Bagaimanapun, kadang kita lupa untuk memprioritaskan cahaya alami untuk rumah sampai terlalu terlambat untuk menyadarinya. Entah kamu sedang mendesain tata letak lantai untuk rumah baru atau apa pun itu, orientasi dari rumah dan cahaya alami harus menjadi prioritas utama dari hal tersebut. Orientasi optimal dari rumah kamu akan tergantung kepada ukuran dan posisi dari bloack, tapi sebisa mungkin bagian terpanjang dari rumah kamu harus menghadap ke arah utara atau selatan. Artinya sisi utara, timur dan barat akan mendapat sinar matahari pagi dan sore. Jika memungkinkan, arahkan tata letak kamu hingga ruangan bisa menangkap sebagian besar cahaya. Arahkan kamar tidur menghadap ke timur dan ruang belajar berada di sisi gelap rumah. Berikan kesempatan untuk cahaya matahari mengisi setiap penjuru rumah kamu dengan parlay meletakkan jendela yang besar, baik di langit-langit atau sebagai pintu. Bagian tengah rumah seringkali menjadi bagian tergelap, memasang skylight di atas tangga dapat menarik sinar matahari jauh ke dalam rumah. Jendela yang berada di bagian atas tempat tidur dan kamar mandi akan menghadirkan cahaya tanpa mengorbankan privasi. Membuat aliran antara area komunal dan luar ruangan dengan mudah dengan jendela dari lantai ke langit-langit dan pintu kaca yang bisa dilipat dua. Bukan hanya memaksimalkan cahaya alami, ini akan menjadi opsi desain terbaik bagi rumah kamu. Membuat desain yang menghadirkan cahaya alami ke dalam rumah tidak boleh mengorbankan suhu ruangan, biaya energi, atau hal lainnya. desain rumah yang memaksimalkan cahaya tidak hanya soal estetika, namun bisa juga menjadi mekanisme penghematan biaya. Memasang tirai yang ditempatkan secara strategis, atau atap yang dalam. Jendela utara akan memungkinkan kamu untukĀ  mengontrol suhu rumah di bulan-bulan musim panas dan memanfaatkan kehangatan matahari selama musim dingin. Berikut ini kami akan memberikan lima tips dalam memaksimalkan cahaya alami di dalam rumah kamu: 1. Prioritaskan cahaya alami pada denah lantai Kamu sejak awal. Jauh lebih mudah untuk membuat desain yang memaksimalkan cahaya dari awal, daripada mencobanya sebagai renungan. 2. Pasang jendela panjang di samping tangga bagian dalam atau tambahkan lampu langit-langit di atasnya untuk menghadirkan penerangan ke bagian tengah rumah yang gelap. 3. Jika Kamu membangun dupleks, pastikan orientasi denah lantai memaksimalkan cahaya di area komunal seperti ruang santai, ruang makan, dan dapur. Tambahkan sebanyak mungkin jendela, skylight, dan jendela horizontal tingkat tingg, yaitu di antara langit-langit dan cermin di kamar mandi. 4. Jadikan cahaya alami bekerja keras untuk Kamu! Ketika digunakan secara efektif, cahaya dapat mendinginkan atau menghangatkan area rumah secara alami yang akan menghemat tagihan energi Kamu dan mengurangi jejak karbon Kamu. 5. Ciptakan aliran antara area komunal dan luar ruangan dengan jendela setinggi langit-langit dan pintu kaca. Desain rencana terbuka akan memungkinkan cahaya mengalir secara alami melalui kamar-kamar yang terhubung. Nah, itulah beberapa tips yang bisa kami berikan untuk kamu yang ingin memiliki rumah dengan pencahayaan alami yang baik.