Tutup Toko PS3 dan Vita, Sony akan Konsisten Jual Game PSP

Telah menutup toko PSP sejak 2016 lalu, Sony infonya akan terus menjual gamenya lewat toko PS3 dan PS Vita. Hal ini dilakukan Sony setelah keputusannya menghapus pembelian game di protes oleh para gamer.

Sony akhirnya mengumumkan hanya akan melanjutkan rencananya untuk mengakhiri penjualan game PSP digital.

Berdasarkan pemberitahuan yang baru-baru ini diposting di web PlayStation UK, game PSP akan terus dipasarkan lewat toko konsol PS3 dan Vita. Jim Ryan yang adalah CEO PlayStation dikala ini, sudah memperbarui penghentian yang direncanakan dalam sebuah pernyataan di PlayStation.blog.

Baru-baru ini, kami memberi sbobet tahu pemain bahwa PlayStation Store untuk perangkat PS3 dan PS Vita direncanakan akan berakhir musim panas ini, Tapi, setelah refleksi lebih lanjut, jelas bahwa kami membuat keputusan yang salah di sini. Jadi hari ini, saya bersuka ria untuk mengatakan bahwa kami akan menjaga operasional PlayStation Store untuk perangkat PS3 dan PS Vita. Fungsi perdagangan PSP akan dihentikan pada 2 Juli 2021, seperti yang direncanakan.”

“Saat kami awalnya mengambil keputusan untuk mengakhiri dukungan pembelian untuk PS3 dan PS Vita, itu lahir dari sejumlah faktor, termasuk tantangan dukungan perdagangan untuk perangkat yang lebih tua dan kemampuan bagi kami untuk lebih memusatkan sumber tenaga kami pada perangkat yang lebih baru di mana mayoritas gamer kami sedang bermain.”

“Kami mengamati sekarang bahwa banyak dari Anda sungguh-sungguh gigih untuk dapat terus membeli game klasik di PS3 dan PS Vita di masa mendatang, jadi saya bersuka ria kami dapat menemukan solusi untuk melanjutkan operasi.”

Rumor bahwa Sony akan buang etalase lamanya pertama kali dilaporkan oleh web The Gamer pada bulan Maret. Ini memicu badai spekulasi dan kekecewaan atas kondisi pelestarian di industri video game.

Kecaman itu menjadi lebih buruk setelah Sony akhirnya mengonfirmasi isu itu pada akhir bulan Maret lalu, namun mengganti keputusan tersebut pekan kemudian.

Kehilangan toko PS3 dan Vita berarti menyatakan selamat tinggal pada sejumlah game digital yang dirilis untuk cara tersebut, sambil memaksa orang untuk memburu salinan fisik sisanya.

Kalau dipikir, PSP adalah kasus yang lebih tragis dalam beberapa hal. Konsol game tersebut jauh lebih berhasil daripada penerusnya adalah Vita. Koleksi gamenya malah juga jauh lebih kaya daripada Vita, termasuk untuk genre JRPG-nya. Keputusan permulaan Sony menghentikan penjualan game PSP, berarti memaksa gamer untuk memburu versi bajakannya.

Untungnya, dengan keputusan terkini ini, kita masih dapat menikmati game \\\”halal\\\” PSP yang dipasarkan lantas oleh Sony, setidaknya sedikit lebih lama lagi.